Minggu, 30 November 2008

Tanjung Enim

Ku dilahirkan disana
Ku dibesarkan disana
Ku belajar disana
Ku Centil dan Nakal disana

Sunyi senyapKu merasa
Iandah Nian kampung Ku

Satu lanjut dua aku Manja
Lima Lanjut sebelas aku nakal
Duabelas Lanjut delapanbelas aku Berpikir
Duapuluh Lanjut Duadua aku mencari

Rinduku besar kepadamu
Kampung Ku
Tanjung Enim

2 komentar:

Anonim mengatakan...

kala siang atau malam
atau kala fajat atau senja
pejamkan mata sejenak
sampailah kita pada kerinduan

kala apapun kita
pejamkan mata sejenak
samapilah kita padanya
apapun yang kita rindukan

andhi mengatakan...

bolelah puisiny..
wak ak jg wong tanjung,oiy buka link ak jg yo